22 Maret 2012

How to Master Your Habits (Sebuah Resensi)


Book of The Week
Judul : How to Master Your Habits
Penulis : Felix Y Siauw
Penerbit : Khilafah Press 


Habits adalah segala sesuatu yang kita lakukan secara otomatis, bahkan kita melakukannya tanpa berfikir. Habits adalah suatu aktivitas yang dilakukan terus-menerus sehingga menjadi bagian daripada seorang manusia



Tanpa kita sadari, habits-lah yang membentuk identitas seorang manusia. Sebagai contoh, kita akan dinilai sebagai seorang yang kutu buku manakala kita selalu membaca buku setiap hari atau bahkan setiap jam. Kata selalu menunjukkan adanya pengulangan dan dilakukan secara terus-menerus. Nah, dan itulah habits. Selain itu, habits pula yang menentukan akan seperti apa seseorang di kemudian hari. Seseorang yang setiap hari hanya menghabiskan waktunya dengan hal-hal yang mubah bahkan makruh atau haram, tentu saja sangat kecil kemungkinannya jika kelak dia akan menjadi orang yang sukses. Berbeda dengan seseorang yang selalu mengisi tiap detik hidupnya dengan hal yang berguna serta baik, maka bisa dipastikan masa depannya akan sebaik habits-nya. Habits pula yang membentuk keahlian yang dimiliki tiap manusia (bukan takdir apalagi suatu kebetulan). Taufik Hidayat bisa menjadi seorang pemain bulu tangkis yang handal karena dia menghabiskan banyak waktu untuk berlatih bulu tangkis. Nah, yang jadi pertanyaannya sekarang, keahlian apa yang ingin kita miliki? Maka, mulai dari sekarang bentuklah habits yang akan membuat kita menjadi expert dalam bidang tertentu. karena perlu lebih dari sekedar keinginan dan motivasi untuk mengembangkan suatu keahlian.

Menentukan habits yang akan ingin kita miliki, memang sesuatu yang mudah. Namun istiqomah dalam menjalankannya memang perlu usaha yang tidak sedikit. Contohnya,

Saya, Aisyah berjanji akan menulis minimal satu buah tulisan dalam sehari agar ilmu-ilmu islam yang telah saya dapatkan bisa saya tularkan ke lebih banyak orang.

Maka setelah saya menentukan habits apa yang ingin saya bentuk, saya punya tanggung jawab untuk melaksanakannya secara terus-menerus. Karena pada dasarnya, ayah dan ibu habits adalah practise (latihan) dan repetition (pengulangan) yang sudah tentu memerlukan waktu yang tidak sebentar.
Permulaan itu sulit. Ya, itu benar. Permulaan memang selalu menjadi bagian yang paling ditakuti. Namun seiring berjalannya waktu, maka kesulitan itu sedikit demi sedikit akan berkurang. Seperti halnya ketika kita berpuasa di bulan Ramadhan. Tanggal 1 Ramadhan adalah hari paling berat bukan? Tapi ketika kita telah sampai di hari ke 28, apa yang kita rasakan? Tubuh kita telah terbiasa.

Pada akhrinya pilihan selalu ada ditangan kita. Ingin menjadi apa kita. Itu tergantung pilihan-pilihan yang kita ambil. Kita jangan menjadi orang yang menyerah sebelum memulai suatu tantangan. Hidup adalah perjuangan dan pengorbanan. No pain No Gain !

So, tentukan mulai dari sekarang habits BAIK apa yang ingin kamu bentuk.

If you choose not to plant flower on your garden, then weeds will grow without encouragement or support.



9 komentar:

  1. Motivatif sekali, Mbak. Memang benar, istiqamah adalah kuncinya. Dan, untuk bisa istiqamah, kita harus berusaha, berjuang, dan berlatih membiasakannya. makasih atas postingannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. jazakallah.
      sama-sama. semoga tak hanya sekedar memotivasi yaa

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

      Hapus
  2. aku kemarin di IBF beli 3 buku Felix Siauw, sekarang masih baca Muhammad al Fatih 1453, buku habits dan beyon inspiration belum aku baca

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya malah yg habits duluan dibacanya^^

      Hapus
    2. sekarang aku lagi baca habits, malu aku tiba2 bisa baca huruf arab gundul dalam satu menit (tahu maksudku kan)

      Hapus
  3. habits ini solutif sekali menurutku..
    mematahkan teori2 barat, bahwa jalan sukses ga hanya ngandelin faktor IQ ato lingkungan ajah..
    nice review ukh :)..

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan jejakmu di sini :)
Thanks for coming